Buku Seri Energi Alternatif


Akan terbit Buku Seri Energi Alternatif di bulan Mei 2012. Penulis: Abdillah. Penerbit YGMB.

Isi buku tentang cara membuat energi alternatif yang mudah dan murah serta tidak memerlukan perhitungan rumit.

3 Komentar

Filed under Umum

Cara Kerja Sederhana Arus DC menjadi AC


Untuk mengetahui secara sederhana cara merubah arus DC menjadi AC lihatlah gambar berikut.

Bila batang besi “C” digerakkan dengan cepat dari titik “A” ke titik “B” terus menerus. Maka lampu bohlam (220 V 5 Watt) dikeluaran 220 V traffo CT akan menyala.

Nah, bila gerakan itu dengan frekuensi 60 Hz perdetik, maka pada keluaran 220 V traffo CT sama dengan arus AC di rumah kita.

APA YANG TERJADI DI DALAM TRAFFO CT?

Menurut teori, (kira-kira) sebagai berikut:

1. Bila sebatang besi dililitkan kawat dan kawat itu dialiri listrik, maka batang besi akan bermagnet;

2. Bila kita menggerak-gerakan batang magnet pada kumparan, maka pada kutub-kutub kumparan akan mengeluarkan arus listrik;

3. Bila kita mengobah-obah kutub-kutub listrik pada kumparan yang melilit batang besi, maka kutub-kutub magnet pada batang besi akan berobah-obah pula;

4. Berobah-obahnya kutub magnet yang dekat dengan sebuah kumparan, memiliki efek yang sama seperti kita menggerak-gerakkan magnet pada kumparan  itu;

5. Traffo adalah batang besi yang dililitkan kawat secara primer dan sekunder.

7. Jika bagian Sekunder Traffo kita aliri listrik dan Primernya tidak, maka Primernya sebagai kumparan yang terinduksi.

8. Pada Traffo CT 2 x 12 Volt terdapat lilitan kawat yang melilit ‘batang’ besi yaitu lilitan Primer (P) dengan kutub-kutub 0 dan 220 Volt, dan lilitan Skunder (S) dengan kutub-kutub – 12 volt, CT/0, dan + 12 Volt.

Berdasarkan teori itu, bila pada Traffo CT 12 Volt pada lilitan sekundernya (S) secara bergantian pada kutub-kutub – 12 Volt dan + 12 Volt kita pindahkan kutub listrik  negatif (pada misalnya kutub CTnya diberi positif) secara bergantian, maka pada lilitan primer (P) akan mengeluarkan arus induksi. Arus itu adalah arus bolak-balik (AC).

Begitulah kira-kira secara sederhananya. Semoga adik-adik pelajar mengerti cara kerja merobah arus DC menjadi AC.

PESAN untuk adik-adik pelajar: 

Jika kita akan melakukan sebuah eksperimen ilmu pengetahuan, kumpulkan dulu teori-teori terkait dengan rencana eksperimen kita. Dengan begitu, kita akan cukup pengetahuan mewujudkan rencana kita. Juga dapat menghemat banyak pengeluaran biaya yang tak terduga. Dengan kata lain, mengetahui teori-teori yang ada, akan banyak menghemat dari segi waktu, uang, dan tenaga.

Lalu dimana kita akan menemukan teori-teori itu?. Banyak-banyaklah membaca buku (real book atau e-book) sesuai bidang yang kita minati. Dari buku dan internet kita akan menemukan teori-teori yang kita butuhkan.

Mengapa teori begitu penting?

Sebuah teori dibangun oleh ilmuwan yang sudah menguji kebenarannya dan diakui secara universal.

Biasanya teori terbangun dari fenomena yang ada dilingkungan, kemudian seorang ilmuwan berasumsi, asumsi itu selanjutnya didukung teori-teori dari ilmuwan lain dari buku-buku yang ditulis imuwan lain itu, dengan dukungan teori-teori itu sang ilmuwan kemudian membangun hipotesa lalu mengujinya. Dari hasil uji, jika terbukti, maka munculah teori baru atau setidaknya sebuah kesimpulan.

Ilmuwan sejati bukan membuktikan hipotesanya adalah kebenaran, tapi ia akan menguji hipotesanya layak atau tidak disebut sebuah kebenaran.

Teori menjadi penting karena adalah sebuah kebenaran yang telah melalui suatu pengujian ilmiah.

Bila eksperimen kita didukung oleh teori-teori. Maka hasil eksperimen kita adalah berdasarkan kajian ilmiah, dan layak disebut karya ilmiah. Disitulah pentingnya sebuah teori untuk menemukan kebenaran baru atau setidaknya sebuah kesimpulan.

Semoga adik-adik akan menjadi penemu-penemu yang beguna bagi kemanusiaan dan alam.

10 Komentar

Filed under Umum

Pemerintah Belum Fokus Kelola Energi Alternatif


foto

 

KOMPAS.com - Dari total populasi penduduk Indonesia sebanyak kurang lebih 243 juta orang, sebanyak 100 juta orang tidak mendapat akses untuk menikmati aliran listrik. Hal ini disebabkan lebih kurang 30.000 desa di Indonesia belum memiliki infrastruktur yang memadai untuk pembangkit listrik.

Pemerintah seharusnya fokus kepada energi alternatif, bukan terus menerus mengeksploitasi sumber energi yang sudah hampir habis. Hal ini disampaikan Tri Mumpuni Iskandar, Executive Director dari Instritut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan.

“PLN itu kan hanya fasilitator, yang punya kebijakan kan pemerintah. Seharusnya pemerintah peduli untuk mengembangkan energi alternatif, sehingga PLN tidak melulu bicara tentang sumber listrik yang itu-itu saja,” ujar Tri Mumpuni saat ditemui usai Diskusi Panel tentang Tantangan dan Kesempatan dalam Green Economy di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (5/10/2011). Diskusi panel tersebut sekaligus menutup E-Idea Regional Seminar yang diadakan di Jakarta dengan dihadiri 40 pemenang E-Idea dari 7 negara.

Tri Mumpuni menambahkan, PLN selama ini hanya berfokus kepada teknologi konevsional yang menghabiskan banyak uang. Terutama karena PLN juga masih harus melakukan subsidi agar tariff listrik maish bisa terjangkau bagi masyarakat. Padahal, PLN bisa melakukan konservasi yang terfokus pada masing-masing daerah.

“Banyak sekali energi alternatif yang bisa dimanfaatkan di Indonesia. Kita kan punya potensi Geothermal 25 ribu megawatt, lalu hydro 75 ribu megawatt, belum matahari, angin, biofuel, biomesh, yang semuanya menonjol di maisng-masing daerah. Pemerintah seharusnya fokus untuk mengambangkan potensi energi alternatif di masing-masing daerah, sehingga PLN bisa fokus untuk mempersiapkan infratsruktur pendukungnya,” jelas Tri Mumpuni.

Menurutnya, jika pemerintah bisa fokus mengembangkan satu saja energi alternatif yang potensial di tiap daerah, maka Indonesia tidak harus tergantung lagi kepada pembangkit listrik yang mahal. “Kalau satu daerah potensinya biomesh, ya itu yang dikembangkan. Kalau yang lainnya potensial biofuel, ya itu yang harus dikembangkan di daerah tersebut. Jadi harus fokus!” ungkap Tri Mumpuni.

Ia yakin Indonesia bisa memaksimalkan potensi energi alternatif jika ada kerja sama dan komitmen yang kuat antara pemerintah, private sector, dan juga komunitas masyarakat. Seperti yang telah dilakukannya di beberapa desa selama ini, teknologi alternatif yang dikembangkang Tri Mumpuni malah dibeli oleh PLN.

“PLN memang membeli listrik yang dihasilkan oleh komunitas masyarakat yang saya bantu. Seharusnya seperti ini memang, yakni hubungan saling menguntungkan. PLN terbantu karena mendapat energi yang bersih, sedangkan masyarakat terbantu karena mendapatkan uang dari PLN. Saya harap ini bisa berlanjut di desa-desa lain,” tambah Tri Mumpuni.

Baginya, yang terpenting adalah pemanfaatan alam untuk kehidupan yang berkelanjutan. Maka sebisa mungkin ia akan terus mengajak komunitas masyarakat di berbagai daerah untuk menyadari potensi daerah mereka maisng-masing dan bisa mengembangkan bersama-sama demi kehidupan bersama. “Saya sudah melakukan promosi dan provokasi di berbagai desa. Saya harap semua juga ikut melakukannya,” tutupnya.

 

Sumber: http://sains.kompas.com/read/2011/10/06/22050858/Pemerintah.Belum.Fokus.Kelola.Energi.Alternatif

1 Komentar

Filed under Umum

Bahan Bakar Fosil Habis 30 tahun Lagi


(Berita Kompas.Com)

Adi Sucipto | Benny N Joewono | Rabu, 27 Juli 2011 | 20:14 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com — Penghematan energi dan penggunaan sesuai kebutuhan mutlak diperlukan. Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember 1945 Surabaya, Djoko Sungkono, Rabu (27/7/2011), menjelaskan, menurut para ahli minyak bumi, gas alam, dan batu bara yang dikatakan sebagai bahan bakar fosil diperkirakan akan habis 30 tahun lagi, bahan bakar gas habis dalam kurun waktu 70-80 tahun, dan bahan bakar padat 120 tahun lagi.

Dalam sosialisasi langkah-langkah hemat energi dan air untuk bangunan gedung/perkantoran di Kabupaten Lamongan itu, Djoko memaparkan, bahan bakar fosil adalah sumber daya tak terbarukan karena perlu jutaan tahun untuk terbentuk.

Sumber yang ada ternyata lebih cepat habis ketimbang terbentuk yang baru. “Sumber daya pembangkit energi masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil ini,” ujarnya.

Menurut dia, manusia sebenarnya sadar bahwa kehidupannya tergantung pada energi, dan energi pada dasarnya tidaklah gratis. Langkah-langkah efisiensi peralatan harus ditingkatkan dan yang tingkat efisiensinya rendah harus diganti. Selain itu, bahan bakar baru/terbarukan diproduksi dengan harga jual murah kepada konsumen dan energi gratis diaplikasikan.

Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2008, revisi dari Inpres Nomor 10 Tahun 2005 tentang Penghematan Energi, di dalamnya menginstruksikan kepada pimpinan lembaga pemerintahan baik pusat maupun daerah untuk melakukan langkah-langkah dan inovasi penghematan energi dan air di instansi masing-masing. Upaya itu di antaranya terkait penghematan lampu penerangan, pendingin udara, dan peralatan yang menggunakan energi listrik, bahan bakar minyak, atau gas.

Mengapa harus dihemat? Sebab, sumber energi primer terbatas dan mahal, kapasitas pembangkit terbatas, dan dengan hemat berarti turut menjaga kelestarian lingkungan hidup. Yang paling penting adalah keadilan bagi masyarakat Indonesia yang belum menikmati listrik. “Jangan sampai masyarakat belum menikmati listrik, tetapi energinya sudah habis duluan,” paparnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Lamongan Djoko Purwanto mengatakan, seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat, dan badan usaha milik daerah (BUMD) di Lamongan sudah menindaklanjuti surat edaran Bupati tanggal 15 September 2008, 29 November 2010, dan 11 April 2011, yang isinya bahwa setiap instansi diwajibkan untuk membentuk gugus tugas. Gugus tugas dibentuk dalam rangka untuk penghematan energi dan air di lingkungan kantor masing-masing.

Djoko menyebutkan, subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik dari pemerintah pusat tahun 2011 dialokasikan sebesar Rp 231,6 triliun. Adapun penyerapan sampai Juli 2011 sudah mencapai Rp 136,6 triliun.

============

Mari kita terus berkarya mencari/menciptakan energi pengganti energi fosil agar Indonesia tidak mengalami krisis energi yang parah di kemudian hari.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Umum

Aquaponic – Jangan Buang Air Kolam Ikan Anda


Di Amerika sangat populer Aquaponic. Yang air kolam ikan dialirkan ke bak tanaman dengan menggunakan pompa air kecil, kemudian dari bak tanaman itu kembali ke kolam ikan. Ternyata kita bisa dapat dua keuntungan sekaligus. Yakni, ikan sehat dan tumbuhan segar. Tumbuhan tidak menggunakan tanah. Tapi kerikil.

Akan baik jika tanaman yang ditanam adalah sayur mayur dan untuk menggerakkan pompa menggunakan sel surya. Siapa mau coba?.

Sekolah-Sekolah SD/SMP sebaiknya menerapkan Aquaponic ini di sekolah sekaligus sebagai pembelajaran biologi terapan yang menguntungkan bagi siswa.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Umum

Skema Inverter DC ke DC (1,5 – 4,5 Volt ke 5 – 10 Volt)


Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Umum

Skema Charger Otomatis OFF Jika Baterai Penuh


13 Komentar

Filed under Umum