Penyusunan Panel Sel Surya


Oleh: Abdillah, FNU.

Sebuah rumah di Los Angeles California USA dalam sehari membutuhkan listrik berkisar 9,6 KwH. Berdasarkan perhitungan hukum ohm dimana (Power = Tegangan x Arus) atau (Watt = V x I). Bila ingin mengetahui jumlah tegangan dapat merubah rumus menjadi  Tegangan = Power / Arus atau (Volt = P/I).

Dari kebutuhan tersebut, dapat dihitung seberapa banyak battere dan jumlah solar panel yang dibutuhkan.

Dipasaran terdapat beraneka panel surya siap pakai. Penulis kemudian memilih panel surya yang daya output rata-ratanya 29 Volt 8 Amper. Sementara Batere yang ada dipasaran juga bermacam-macam. Maka penulis memilih batere dengan voltage 24 Volt 80 Amper.

Masalahnya, berapa panel surya dan batere yang dibutuhkan?.

Untuk menjawab itu, maka dapat dilakukan sebagai berikut:

–          Power = 9600 watt (9,6 Kw)

–          Bila dibagi 8 Amper sesuai Amper pada solar panel dengan mendapat sinar matahari 5 jam perhari,, maka akan didapat: 9600 Watt / (8 Amper x 5 Jam)=  240 Volt. Ini masih terlalu besar mengingat di amerika menggunakan listrik 120 Volt.

–          Maka arus solar panel yang 8 amper harus dibuat dua kali lipatnya, yaitu menjadi 16 Amper dengan cara dua panel dihubungkan paralel. Maka diperoleh jumlah sebagai berikut: 9600 / (16 x 5) = 120 Volt. Dengan demikian kebutuhan voltage 120 Volt sudah didapat. Hanya saja voltage tersebut masih dengan arus searah (DC).

–          Kita ketahui batere yang digunakan adalah batere 24 Volt 80 Ah. Maka jika arusnya 80 Ah tersebut dibagi 16 Amper, maka diperoleh angka 5. Hal ini sesuai dengan intensitas matahari rata-rata perhari yaitu sekitar 5 jam. Dengan arus sebesar 16 Amper itu, maka batere dapat dipenuhi arus menjacapai 80Ah selama 5 jam.

–          Masalahnya, batere bertegangan 24 volt. Bagaimana supaya batere dapat menampung tegangan listrik 120 volt?. Caranya adalah dengan menyusun batere secara seri. Kita ketahui jika batere disusun secara seri maka tegangan akan meningkat dan arusnya tetap. Sedang jika dihubukan secara parallel, tegangannya akan tetap dan arusnya meningkat. Artinya, batere yang ada yaitu 24 Volt 80Ah dapat kita buat menjadi 120 volt dengan cara menghubungkannya secara seri. Caranya membagi Tegangan 120 Volt dengan 24 Volt. Hasilnya 5. Dengan demikian kita dapat menghubungkan sebanyak 5 buah batere.

–          Persoalan baru timbul, yaitu berapa total panel surya yang dibutuhkan? Sedang voltase panel surya hanya sebesar 29 Volt?. Padahal batere 120 Volt?. Maka 120 / 29 = 4,1 atau = 4. Artinya kita dapat menghubungkan secara seri 4 buah panel surya. Tapi jangan lupa, sebelumnya kita sudah memparalel jumlah panel surya untuk mendapatkan amper yang dibutuhkan. Maka dengan demikian kita menggunakan 2 x 4 panel surya = 8 panel surya.

Untuk hasilnya dapat dilihat contoh desain dalam gambar berikut.


Klik pada gambar untuk memperbesar.

Tinggalkan komentar

Filed under Umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s