Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Sederhana untuk Pelajar Sekolah.


Image

Dengan bantuan pihak tertentu, misalnya CSR-CSR Perusahaan tertentu, adik-adik dibantu sekolah mungkin dapat membuat Pembangkit Listrik Tenaga Ombak. Kak Abdillah dan Tim dapat dijadikan pembimbing lapangan, dimana adik-adik akan diajarkan membuat pembangkit listrik tenaga ombak yang sederhana tapi efektif dan efisien. Yang menghasilkan daya lebih kurang 3000 Watt (lebih kurang) dan dapat ditingkatkan dayanya.

Alat tersebut menggunakan drum bekas yang diisi air, yang berfungsi sebaga “motor” tenaga ombak untuk menggerakkan turbin. Hanya saja memerlukan Power Bank untuk menyimpan listrik yang dihasilkan. Sebab tenaga ombak memiliki jeda waktu yang tidak tetap dalam datang dan pergi ke pantai. Pada tanggal 1 Januari 2014 di Pantai Timur Pangandaran, jeda waktu antar terbentuknya lidah ombak terlama 20 detik, dan tercepat 7 detik. Meskipun demikian, listrik tenaga ombak jauh lebih efektif dan efisien dari pada windturbin (Lintrik Tenaga Angin), karena tenaga angin di Indonesia rata-rata tidak sekuat di eropa (sangat kecil).

Kak Abdillah dan Tim (lulusan universitas dalam dan luar negeri) akan mengajarkan adik-adik membuat pembangkit listrik mulai dari pembuatan “motor” tenaga ombak sampai turbin dan penyusunan battery banknya. Pokoknya dari A – Z deh. Yang gambarnya kira-kira seperti di atas.

Sayangnya agak mahal alatnya, karena magnet neodymium harus import. Selebihnya mudah didapat. Andai saja pemerintah membangun pabrik magnet neodimium, tentu alat seperti di atas akan menjadi murah.

 

2 Komentar

Filed under Umum

2 responses to “Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Sederhana untuk Pelajar Sekolah.

  1. ayong

    artikel yang sangat bagus pak, setuju dengan konsep demikian,
    dan saya ada beberapa pertanyaan tentang konsep diatas,
    1. mengapa jumlah drumnya empat, dan apa pengaruh jumlah drum terhadap daya yang di hasilkan ?
    2.mengapa di isi air pada tiap drumnya ?bukankah itu malah akan menyulitkan ombak menggerakkan roda distribusi?dan mengapa air, kenapa bukan bahan lain, bukankah kalau air itu cenderung untuk tidak stabil di dalam drum?
    2. apakah “roda distribusi dan akselerasi” jumlahny harus empat ?
    terimakasih,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s