Solar Sel Berbasis ZnO dan Cu2O (Heterojunction Solar Cell)


Rasanya kita hampir-hampir tidak mungkin membuat solar sel berbahas dasar silikon wafer. Sebab selain harganya mahal, juga prosesnya cukup sulit dan mahal pula. Karena membutuhkan area yang sangat bersih dan tidak ada debu yang mengotori.

Ada bahan semi konduktor lain yang dapat kita gunakan, yakni Seng Oksida (ZnO) yang membentuk semikonduktor tipe-n dan Tembaga Oksida (Cu2O) yang membentuk semikonduktor tipe-p. Hanya saja berdasarkan pengalaman, efisiensinya hanya 0,28% permeter persegi atau sekitar 2,8 Watt.

Saat ini saya tengah berupaya untuk meningkatkan daya tersebut, minimal mencapai tingkat efisiensi 15% dengan durabilitas pemakaian yang dapat mencapai minimal 5 tahun.

Adik-adik dapat konsultasi dengan guru fisika atau kimia disekolah. Tanyakan:

1. Apa benar seng oksida merupakan semikonduktor tipe-n?

2. Apa benar tembaga oksida merupakan semikonduktor tipe-p?

3. Bagaimana mana cara memanfaatkan kedua semi konduktor tersebut sebagai sel surya?

4. Tambahan campuran apa yang dapat dipakai agar kedua bahan semi konduktor tersebut dapat digunakan sebagai sel surya?.

Untuk diketahui, bahwa saya menggunakan tembaga sebagai metal konduktor untuk kutub positif dan menggunakan seng sebagai metal konduktor kutub negatif.

Yuk kita bersama-sama eksperimen. Barangkali adik-adik justru dapat lebih dulu meningkatkan efisiensi sel surya berbahan dasar seng oksida dan tembaga oksida. Semoga.

1

Tinggalkan komentar

Filed under Umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s