Monthly Archives: Agustus 2016

REAKTOR BIOGAS MEMANFAATKAN TOREN BEKAS


Biogas

Di lingkungan Anda ada yang memelihara sapi?. Biasanya yang memelihara sapi akan membuang begitu saja di kebun kotoran sapinya. Sungguh itu dapat mencemari kualitas air tanah jika terlalu banyak yang dibuang, Tentu tidak baik bagi kesehatan.

Kita dapat memanfaatkan kotoran sapi tersebut untuk bahan bakar memasak. Caranya sangat mudah.

Carilah “toren” bekas. Biasanya ada di pengumpul barang bekas. Jika tidak ada toren, setidaknya ada yang menyerupai toren dengan kapasitas 250 – 1000 liter.

Pastikan tidak ada lubang yang tidak berguna di toren. Lalu buatlah pipa penyalur gas dengan menggunakan pipa paralon 1/2 inchi. (Lihat gambar).

Buka tutup toren yang di atas, masukkan ke dalam toren itu kotoran sapi. Maksimal 2/3 volume toren. Lalu tambahkan air secukupnya. lalu aduklah. Kemudian tutup toren rapat-rapat dengan diberi isolasi karet agar gas tidak bocor.

Biarkan kotoran sapi dan air bereaksi menghasilkan gas selama minimal 1 Minggu.

Setelah 1 Minggu, hubungkan pipa paralon dengan kompor gas. Lalu buka katup/regulatornya.

Maka gas siap digunakan untuk memasak.

Jika sudah tidak menghasilkan gas, sisa kotoran sapi dapat dikeluarkan dan Anda dapat gunakan sebagai pupuk. Bila kreatif, dapat dikemas dan di jual pupuk tersebut.

Kemudian Anda dapat memasukkan kotoran sapi baru dan ditambahkan air seperti semua.

Semoga bermanfaat,

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Umum

Membuat Genteng Aspal Sendiri


gentengseng

Indonesia merupakan negara yang berada dalam “cincin api” (Ring of Fire) sekitar Asia Timur, Alaska, Benua Amerika, dan Kepualauan Pasific. Dimana negara-negara yang berada di daerah tersebut sering mengalami gempa bumi.

Menggunakan genteng keramik atau beton tentu saja sangat berbahaya. Teritama jika gempa besar terjadi pada malam hari.

Saya telah bereksperimen membuat genteng aspal. Genteng aspal karena bahan dasarnya seng atau terpal tentu sangan ringan, aman, murah, dan tahan lama.

Berikut ini adalah cara membuatnya:

1. Sediakan bahan dasar dengan ukuran 20 cm x 30 cm. Bahan dasar boleh dari seng anti karat atau terpal kain.

2. Sediakan aspal dan panaskan hingga mencair.

3. Baluri bahan dasar tadi dengan aspal panan menggunakan kuas sampai seluruh permukaan atas bawah terbaluri.

4. Diamkan sejenak hingga hampir kering.

5. Sebelum aspal mengering, taburi pasir  bersih (tidak mengandung lumpur) ke atas permukaan aspal. bagian atas saja.

6. Setelah mengering, bersihkan pasir yang tidak melekat diaspal. Lalu barluri lagi dengan aspal dan biarkan mengering.

7. Warnai dengan menggunakan cat tahan air. Warna sesuai kesukaan Anda.

8. Pasanglah dengan dasar multiplek tebal dengan rapi. Caranya, genteng aspal bagian atas menutup sedikit kira-kira 2 cm pada genteng aspal di bawahnya dan disampingnya.

Demikian, semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar

Filed under Umum

Rumus Menentukan Jumlah Lilitan /Gulungan Traffo atau Koil


rumus koil

Bila Anda ingin membuat trafo atau koil dengan voltage tertentu, dapat gunakan rumus di atas.

Misalnya Anda ingin membuat Traffo menggunakan besi “Kern ‘E dan I'”. Tentu menggunakan Koker Kotak.

Cara Hitung Lilitan Koker Kotak untuk Kern “E I”:

  1. Hitung Luas Penampangnya, yaitu panjang x lebar. Ingat, bukan tinggi.
    Misalnya:
    Panjang 7 cm dan lebar 5 cm. Maka luas penampangnya = 35 cm.
  2. Kemudian Anda ingin menggulung lilitan primer 220 Volt. Maka hitungannya adalah:

    42/LP x 220 V = (42 : 35) x 220 V = 1,2 x 220 =264 Lilitan.

  3. Lalu Anda ingin membuat lilitan Skundernya sebesar 12 Volt. Maka hitungannya adalah:

    42/LP x 12 = (42 : 35) x 12 = 1,2 x 12 = 14,4 Lilitan.

    Cara yang sama dapat Anda gunakan untuk menghitung jumlah lilitan berdasarkan voltage dalam membuat koil wind turbin yang menggunakan inti udara atau besi dengan koker silinder.

    Sedang untuk membuat traffo toroid, caramenghitungnya adalah:

    1. Cari luas penampang dengan rumus: (diameter luar – diameter dalam) x Tinggi / 2 x Volt.

    Misalnya:

    – diameter luar 15
    – diameter dalam 10
    – Tinggi 5
    – Voltage Primer yang diinginkan 220 Volt
    – Voltage Skunder yang diinginkan 48 Volt

    Maka hitungannya:

    Primer:

    (15 – 10) x 5 / 2 x 220 = (5 x 5 / 2) x 220 = (25 / 2) x 220 = 12,5 x 220 = 2750 lilitan

    Skunder:

    (15 – 10) x 5 / 2 x 48 = (5 x 5 / 2) x 48 = (25/2) x 48 = 12,5 x 48 = 600 lilitan

    Demikian. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar

Filed under Umum